Tulang Bawang – Dugaan tidak optimalnya realisasi Dana Pemeliharaan Gedung Tahun 2026 mencuat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. Pasalnya, kondisi di lapangan menunjukkan masih adanya kerusakan pada ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Berdasarkan pantauan, beberapa bagian gedung tampak mengalami kerusakan yang cukup serius, mulai dari struktur bangunan hingga kondisi fasilitas yang tidak layak. Hal ini memicu tanda tanya terkait penggunaan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Nani, membantah adanya dana yang tidak direalisasikan. Ia menegaskan bahwa anggaran pemeliharaan sebesar 20 persen dari Dana BOS telah digunakan sebagaimana mestinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pemeliharaan gedung sudah kami realisasikan. Bisa dilihat sendiri, beberapa gedung sudah kami perbaiki dan dicat. Hanya saja, ada satu gedung yang memang tidak bisa kami tangani karena membutuhkan perawatan berat, di luar kemampuan dana BOS,” ujarnya, Selasa (7/4).

Meski demikian, kondisi gedung yang masih rusak tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan orang tua siswa. Mereka berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, agar segera dilakukan perbaikan menyeluruh demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian semua pihak,serta Dinas terkait dapat memanggil Plt Kepsek SDN 01 Sumber Makmur guna memberikan keterangan secara terbuka atas penggunaan pemeliharaan didalam Dana Bos, mengingat pentingnya fasilitas pendidikan yang layak sebagai penunjang utama kegiatan belajar siswa.(rds)














