Tulang Bawang – Dugaan ketidaksesuaian pengadaan meubelair kembali mencuat di lingkungan pendidikan. Kali ini, sorotan tertuju pada SDN 01 Kibang Pacing Jaya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.
Pengadaan meubelair yang bersumber dari anggaran sekolah tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi maupun harga yang tercantum dalam Rencana Anggaran Pendapatan (RAP). Indikasi ini terlihat dari kondisi barang yang ada di lapangan, khususnya satu set kursi sofa dan sepuluh buah kursi yang berada di ruang guru dan ruang kepala sekolah.
Secara kasat mata, kualitas dan model meubelair tersebut dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran yang seharusnya, sehingga memunculkan dugaan adanya mark-up atau penyimpangan dalam proses pengadaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat awak media mendatangi sekolah untuk melakukan konfirmasi, Kepala Sekolah Sakir tidak berada di tempat.
“Kepala sekolahnya belum datang, Pak,” ujar salah satu guru di sekolah tersebut, Senin (27/4).
Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada yang bersangkutan, namun hingga berita ini diturunkan, Sakir belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran di lingkungan sekolah. Publik pun berharap Dinas Pendidikan serta Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang dapat segera turun tangan melakukan pemeriksaan langsung.
Jika dugaan ini terbukti, maka praktik semacam ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai dunia pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi integritas dan kejujuran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah.(rds)














