Personil Polres Tulang Bawang Barat Menerima Wawasan Kebangsaan dari Polda Lampung

- Penulis

Jumat, 28 Januari 2022 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa (doc HE)

i

Foto : Istimewa (doc HE)

TULANGBAWANGBARAT, harianeksekutif.com – Personel Polres Tulang Bawang Barat diberikan wawasan kebangsaan dan pencerahan wawasan agama oleh Ustadz H Suparman Abdul Karim SAg MPdI.

Kegiatan wawasan kebangsaan ini berlangsung hari Kamis (27/01/2022), pukul 08.30 WIB s/d pukul 10.00 WIB, di Aula Mapolres setempat dan dihadiri langsung oleh Waka Kapolres Tulang Bawang Barat, Kompol Zulkarnaen, S.E, S.H M.H, PJU Polres, Para Kapolsek, serta perwakilan personel Polres dan Polsek jajaran.

Jelas Waka Polres Tulang Bawang Barat Kompol Zulkarnaen, S.E, S.H, M.H Mewakili Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M yang di tunjuk sebagai penceramah dalam kegiatan Pemberian Wawasan Kebangsaan dan Wawasan Agama adalah Ustadz Suparman Abdul Karim S.Pd, M.Pd.I, dalam rangka menjalankan Perintah Kapolda Lampung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Waka Polres dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya kegiatan wawasan kebangsaan ini mudah-mudahan kita semua semakin menjadi lebih faham dan bertambah ilmunya.

“Ilmu yang telah kita terima nanti diharapkan langsung bisa kita amalkan sehingga benar-benar maksimal dalam pelaksanaannya di lapangan,” ucap Waka Polres.

Di tempat yang sama, Ustadz H Suparman mengatakan, bahwa kedatangannya ke Polres Tulang Bawang dan Polres-Polres lainnya merupakan perintah langsung dari Kapolda Lampung, Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno MM.

“Tujuan dari kegiatan wawasan kebangsaan ini adalah karena adanya oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan agama untuk memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.

Baca Juga:  Kapolres Tubaba Pimpin Apel Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2021

Lanjutnya, perbedaan itu biasa dan kita tidak perlu menyalahkan keyakinan orang lain karena ada saja orang yang akan membenturkan perbedaan untuk kepentingan mereka dengan kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga di khawatirkan bisa memicu terjadinya konflik.

Sebagai contoh pengeboman Gereja dan Wihara di India, terorisnya mengatasnamakan Agama Hindu, kalau di New Zeland terorisnya mengatasnamakan Agama Kristen, sedangkan di Indonesia terorisnya mengatasnamakan Agama Islam.

Untuk itu, diharapkan kepada para penegak hukum terutama Bhabinkamtibmas setidak-tidaknya bisa mengimbangi dan memberikan pencerahan kepada warga yang sudah mulai terpapar ajaran menyimpang dari NKRI dengan mengatasnamakan agama.

“Membela Negara dan setia kepada Negara yang sah merupakan bagian dari perintah agama. Oleh sebab itu sebagai seorang muslim, kita harus cerdas dan jangan sampai tertipu oleh kamuflase yang digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” papar Ustadz H Suparman.

Berhati-hatilah dengan kelompok pengikut bendera hitam palsu, karena hati mereka itu keras-keras bagaikan baja dan mereka akan merusak Negara yang sah, karena tidak ada satupun dalil yang memperbolehkan untuk melawan dan menghina pemerintahan yang sah.

“Mengutip dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tidak ada satupun agama yang mengajarkan terorisme,” imbuhnya.

Apapun perbedaan diantara kita, yakinlah apa yang kita amalkan itu benar dan jangan suka mengkafir-kafirkan orang lain. (*)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati
Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang
Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru
Diduga Salah Prioritas, Kepala SDN 1 Suka Bhakti Bangun Taman dan Podium Saat Plafon Kelas Nyaris Ambruk
Dana Pemeliharaan Dipertanyakan, Gedung SDN 01 Sumber Makmur Masih Rusak dan Membahayakan Siswa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:07 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”

Kamis, 23 April 2026 - 17:16 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Rabu, 22 April 2026 - 18:48 WIB

Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang

Berita Terbaru