Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan TUBA PKBM Jadi Sarang Korupsi

- Penulis

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa (doc HE)

i

Foto : Istimewa (doc HE)

TULANGBAWANG, harianeksekutif.com -Lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang bawang dalam melakukan verifikasi serta memberikan Izin Oprasional Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sekabupaten Tulang bawang provinsi lampung diduga menjadi salah satu penyebab Kepala Sekolah selaku Kuasa Pengguna Anggaran bebas melakukan dugaan manipulasi data.

Banyaknya temuan di setiap PKBM yang melanggar peraturan Menteri No:2 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, Bantuan Operasional Sekolah, dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan, akan tetapi masih saja di berikan izin oprasionalnya, padahal jelas Peraturan itu di buat agar menjadi acuan dan harus di patuhi.

Sepertinya hal yang terjadi di PKBM Raden Intan dan PKBM Rawa Indah, Kabupaten Tulang bawang provinsi lampung.Red

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya hasil pantauan Tim Media PKBM tersebut keberadaan dan kegiatannya tidak di ketahui warga setempat, seperti di ungkapkan beberapa warga yang tidak dimediakan namanya.”Kalau tidak salah betul itu PKBM Raden Intan dan PKBM Rawa Indah, karena melihat papan data yang ada Tetapi kalau untuk kegiatan sama warga belajarnya saya tidak mengetahui,” tutur nya

Baca Juga:  Pemkab TUBA Dukung Toko Ladyshop Rawa Jitu Selatan

Sementara itu, menurut Kabid Pembinaan Paut dan pendidikan Non Formal/Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang inisial AS. Senin, (08/07/2024) .

“Saat ini mereka sedang diperiksa Aparat Penegak Hukum (APH) terkait dugaan mark up peserta didik yang di lakukan oleh PKBM Raden Intan dan PKBM Rawa Indah.jelasnya

Di chat whatsapp inisial AS saat ditanya prihal dugaan mark up peserta didik yang di lakukan oleh PKBM Raden Intan dan PKBM Rawa Indah untuk sementara saya selaku Kabid yang baru belum bisa ngomong bang urainya dengan bahasa lampung. “Lagi lak dpok cwow Lmn cwow nyanyik ram how dang sppai ulun Ig gugur ditendih ejan, ditendih balok, ditendih cor… Lmn tian lagi urik naan ram ajak ngupei.. Lmn tian tobad matei ya ram. Krimkn alfatihah gwoh sembari memberikan emot ketawa ada apa?.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

156 KPM di Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya Terima Bantuan Pangan
211 KPM di Tiyuh Cahyou Randu Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
Bravo Satres Narkoba polres pesawaran Berhasil Ungkap pengedar Narkoba Berikut BB 7,76 gram sabu
Inspektorat Tulangbawang Bakal Panggil Kepsek SDN 01 Kibang Pacing Jaya, Dugaan Pengadaan Meubelair Rp1,4 Miliar Jadi Sorotan
Dipanggil Dinas Pendidikan, Kepsek SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot Soal Dugaan Meubelair Bermasalah
“Satu Senti Pun Kami Tak Mundur” Warga Bakung Udik Lawan Klaim TNI AU
Lahan Dipatok, Warga Bakungudik Resah: Tuntut Kepastian Status Tanah dari Pemerintah”
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:48 WIB

156 KPM di Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya Terima Bantuan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:29 WIB

211 KPM di Tiyuh Cahyou Randu Terima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bravo Satres Narkoba polres pesawaran Berhasil Ungkap pengedar Narkoba Berikut BB 7,76 gram sabu

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:41 WIB

Inspektorat Tulangbawang Bakal Panggil Kepsek SDN 01 Kibang Pacing Jaya, Dugaan Pengadaan Meubelair Rp1,4 Miliar Jadi Sorotan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:45 WIB

Dipanggil Dinas Pendidikan, Kepsek SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot Soal Dugaan Meubelair Bermasalah

Berita Terbaru

Berita

156 KPM di Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya Terima Bantuan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:48 WIB