BPP TUBA Tidak Sanggup Berikan Sangsi Tegas Kepada Kios Pupuk Nakal

- Penulis

Selasa, 25 Juni 2024 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa (doc HE)

i

Foto : Istimewa (doc HE)

TULANGBAWANG, harianeksekutif.com – Permainan pengecer pupuk bersubsidi yang berada di Kampung Bakung Rahayu, sangat merugikan para petani, mereka memainkan harga pupuk subsidi dengan menggunakan kios pengecer yang tidak Resmi.

Hal tersebut terungkap setelah Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Iin mengungkapkan, kalau kios pupuk Sampoerna bukalah kios pupuk pengecer yang resmi karena yang resmi kios pupuk Anna Mitra Tani Jaya, yang berada di Kampung Bakung Udik Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Lampung.

“Karena Hariri hanya menyalurkan pupuk bersubsidi, jadi yang menyalurkan bukan kios Sampoerna, tapi Hariri sebagai pengurus Gapoktan disana, diminta membantu menyalurkan pupuk oleh kios resminya Anna Mitra Tani Jaya,”kilah BPP lewat chatan whatsapp.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut BPP Iin, ia juga mengecam keras perilaku Kios Pupuk Sampoerna yang menyalurkan pupuk ke petani singkong yang diluar Poktan tidak sesuai dengan aturan teknis.

“Terkait masalah harga diatas HET kami tidak punya kekuatan untuk memberi saksi ke mereka, namun pengawasn tetap kami lakukan,” jelas BPP Iin.

Baca Juga:  Samsat Keliling Kini Hadir di Tulang Bawang

Sementara, Pemilik Kios Pupuk Bersubsidi Anna Mitra Tani Jaya Badri, mengatakan, kalau dia yang meminta Hariri menyalurkan pupuk subsidi tersebut di Kampung Bakung Rahayu kepada kelompok tani yang memiliki RDKK.

“Kalau Hariri menjual pupuk tersebut diatas harga HET, saya tidak tau dan tidak mengetahui, itu kesalahan Hariri sendiri. Karena kios Pupuk Sampoerna sudah dua tahun bukan lagi kios resmi yang menyalurkan pupuk bersubsidi, karena tahun depan akan diurus, agar menjadi kios resmi, “terang Badri.

Lanjut Badri, ia tidak mengetahui atas perilaku Hariri yang menjual pupuk bersubsidi di atas HET dan selain Poktan

“Kalaupun ada hal-hal yang diluar kewajaran dilakukan oleh Hariri, itu bukan atas perintah saya, karena saya menyalurkan pupuk tersebut sesuai aturan,”sanggah Badri. (*)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati
Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang
Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru
Diduga Salah Prioritas, Kepala SDN 1 Suka Bhakti Bangun Taman dan Podium Saat Plafon Kelas Nyaris Ambruk
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:07 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”

Kamis, 23 April 2026 - 17:16 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Rabu, 22 April 2026 - 18:48 WIB

Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati

Berita Terbaru