Gelar Vaksinasi Dikediamannya, Bupati Parosil : Jenis Vaksinnya Sama Tidak Ada Bedanya

- Penulis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa (doc HE)

i

Foto : Istimewa (doc HE)

LAMPUNGBARAT, dailylampung.com – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus pastikan jenis vaksin yang di distribusikan oleh pemerintah setempat kepada masyarakat sama, berjenis Sinovac tidak ada perbedaan.

Begitu di utarakan Pak Cik sapaan parosil mabsus, saat pelaksanaan vaksinasi dikediamannya, Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Rabu (18/8/2021).

“Masyarakat harus tau, vaksin yang dipakai bapak ibu ini sama dengan yang dipakai pak bupati, yaitu vaksin sinovac. jadi tidak ada yang dibeda-bedakan,” paparnya,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan Pak Cik tersebut, diduga ikhwal masih adanya masyarakat yang enggan melakukan vaksinasi dikarenakan faktor takut dan khawatir, seakan jenis vaksin yang diberikan berbeda antara pejabat pemerintah dan masyarakat umum.

“Tidak ada perbedaanya, Jadi ibuk bapak semua mari kita lakukan vaksin, vaksin itu obat,” tegasnya.

Vaksinasi yang difasilitasi oleh Puskesmas Kebun dikediaman orang nomor wahid di Bumi Beguwai Jejama tersebut yakni dialokasikan sebanyak 250 kuota dan 250 lainnya direncanakan akan didistribusikan besok di SD Purajaya kecamatan setempat

“Pada kesempatan ini saya mengharapkan kepada bapak/ibu dapat mengajak keluarganya, tetangganya, supaya ikut mendukung program vaksinasi covid-19 ini,” paparnya yang juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Edi Novial, Camat, kepala puskesmas terkait dan aparat TNI Polri.

Baca Juga:  Cara Unik Melancong Hemat Biar Gaji Bulanan Tetap Selamat

Lanjutnya, untuk seluruh masyarakat jika ada yang belum melakukan vaksin agar segara, karena dewasa ini yang disediakan utamanya untuk pelajar SMA hingga mahasiswa untuk usia 17 tahun keatas.

“Tetapi untuk anak-anak dari usia 12-14 tahun nanti ada tahapan berikutnya jadwalnya sendiri,” katadia.

Pakcik pun menuturkan, vaksinasi oleh puskes terkait mesti menjadi contoh bagi pekon lain, dimana pelaksanannya dijadwal per pekon agar tidak terjadi penumpukan.

“Alhamdulilah hari ini sangat tertib, jam 8 jadwal pekon purawiwitan, jam 9 pekon pura jaya dan jam 10 pekon tri budi syukur. Ini bagus untuk dilanjutkan supaya jadi contoh pekon dan kecamatan-kecamatan lain,” bebernya.

Pakcik pun mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah awal antisipasi dini dan mandiri.

“Selain itu, solusinya ialah vaksin. Mari kita bapak semua kita vaksinasi, kalau sudah divaksin mudah-mudahan aktivitas kita bisa kembali normal seperti biasanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati
Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang
Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru
Diduga Salah Prioritas, Kepala SDN 1 Suka Bhakti Bangun Taman dan Podium Saat Plafon Kelas Nyaris Ambruk
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:07 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”

Kamis, 23 April 2026 - 17:16 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Rabu, 22 April 2026 - 18:48 WIB

Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati

Berita Terbaru