Hajatan dibubakan, Diduga Tak Patuhi Instruksi Pemerintah

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Abaikan Instruksi Pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Polres Lampung Timur bersama Tim satgas gabungan TNI, Sat Pol PP, dan BPBD, Bubarkan Hajatan yang di gelar di Kecamatan Melinting, Jum’at (16/07/2021).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Timur Akbp Zaky Alkazar Nasution didampingi Kabag Ops  AKP Heru, dan Kasat Shabara AKP Jhoni Maputra, beserta tim satgas gabungan tersebut berlangsung Kondusif.

Akbp Zaky Alkazar Nasution mengungkapkan, bahwa sebelumnya pihak forkopimcam melinting telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menggelar hajatan, akan tetapi warga tetap menggelar hajatan, sehingga diri nya yang mendapat laporan langsung bergerak untuk membubarkan hajatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami dapat laporan dari forkopimcam melinting bahwa ada kegiatan hajatan yang tetap dilaksanakan meski sudah dilarang, jadi kami langsung bergerak untuk membubarkan.”ungkapnya

Akbp Zaky juga menegaskan, bahwa saat ini Lampung Timur masuk dalam Zona Merah Covid-19, sehingga pihaknya tidak akan mentolerir dan akan mengambil tindakan tegas apabila masyarakat mengabaikan PPKM dan tetap melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Baca Juga:  Ketua DPW Partai Nasdem Herman HN Lantik Juanda Sebagai Ketua DPD Nasdem Tuba Periode 2025-2029

Mengingat Lampung Timur masuk dalam Zona merah, jadi semua kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi melanggar protokol kesehatan untuk tidak dilaksanakan, kalau masih tetap dilaksanakan maka akan kami bubarkan.”tegasnya

Lebih lanjut, Akbp Zaky menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas lagi dan Lampung Timur dapat keluar dari status zona merah.

Agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas dan Lampung Timur bisa keluar dari zona merah, saya harap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan ikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.”pungkasnya (Putra)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang
Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru
Diduga Salah Prioritas, Kepala SDN 1 Suka Bhakti Bangun Taman dan Podium Saat Plafon Kelas Nyaris Ambruk
Dana Pemeliharaan Dipertanyakan, Gedung SDN 01 Sumber Makmur Masih Rusak dan Membahayakan Siswa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:07 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”

Kamis, 23 April 2026 - 17:16 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru

Berita Terbaru