Operasi Sesar Jadi Petaka, Dilakukan Oleh Dokter RS Mutiara Bunda Unit II

- Penulis

Rabu, 28 April 2021 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rumas Sakit Mutiara Bunda Unit II

i

Foto : Rumas Sakit Mutiara Bunda Unit II

TULANG BAWANG (HE) – Tina Yunita, Warga Kampung Lebuh Dalem Kecamatan Menggala Timur, meninggal dunia usai dilakukan oprasi sesar, oleh dokter Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit II Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulangbawang.

Sebelum masuk kerumah sakit Mutiara Bunda, Tina Yunita, kondisi kesehatannya baik-baik saja, untuk melahirkan secara normal, setelah kontraksi bukaan lawang tidak bertambah tambah, diperiksa oleh dokter, Tina Yunita harus dilakukan oprasi sesar.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Rosilawati, bahwa, adiknya meninggal dunia, diduga ada kesalahan dalam melakukan oprasi sesar oleh dokter Rumah Sakit Mutiara Bunda, karena setelah di oprasi adeknya tidak pernah sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tanya kepada dokter, kenapa adek saya ini pucat seperti tidak ada darah, dan tidak sadar-sadar, jawab dokter, ini reaksi paska oprasi. Setelah itu, adik saya dibawa keruangan melati, untuk dirawat lebih lanjut, tidak selang begitu lama, adik saya batuk batuk, dengan sesak napas. Karena itu, kami panik dengan memanggil dokter. Melihat perut adik saya besar kembali seperti ada bayi lagi,”terang Rosi. Rabu, (28/4/2021) .

Lanjut Rosi, Adiknya kembali ditangani oleh dokter, dengan diperiksa kembali, maka ada intruksi dari dokter untuk melakukan oprasi pengangkatan rahim, akibat ada pendarahan dirahim pasien.

“Tapi setelah dioprasi beberapa hari dirawat di Rumah Sakit, adek saya masih juga belum sadar, sampai ada intruksi dari rumah sakit, adek saya bisa pulang kerumah. Tiga hari dirumah, adik saya selalu ngigau dan demam tinggi, ke esokan harinya, saya menghubungi dokter Reza. Saya bilang kenapa adik saya kok seperti ini, dengan mengirim vidio, intruksi dokter Reza, agar adik saya, dibawa kerumah sakit umum daerah menggala. Maka saya tanya ke dokter Reza, tidak bawa rujukan dari rumah sakit Mutiara Bunda, jawab dokter Reza, ga usah, bawa saja bukti surat kepulangan dari rumah sakit Mutiara Bunda, seolah olah pasien sakit dari rumah, karena nanti dipersulit disana,”ujar Rosi sambil meneteskan air mata.

Baca Juga:  Kodim 0426 Dampingi Penyaluran BLT-DD Wilayah Tulang Bawang

Hari minggu tanggal 4 april 2021 adknya dimasukan ke RSUD Menggala, di UGD dokter bertanya, pasien ini kenapa, dan mengapa.

“Saya sampaikan bahwa adik saya dari oprasi sesar melahirkan dan pengangkatan rahim di Rumah sakit mutiara Bunda, kenapa harus ada oprasi pengangkatan rahim. Maka hari itu, adik saya dimasukin ke ruangan ISU. Ke esokan harinya, kami dipanggil dokter, dengan mengatakan kalau semua organ tubuh adik saya rusak semua, mulai dari jantung hingga gagal ginjal. Dokter juga bilang, pasien memiliki harapan hidup hanya 10 persen saja, karena racun ditubuh adik saya menyebar, dan inpeksi sudah sampai ke otak,”terang Rosi.

Dikatakan Rosi, tindakan selanjutnya pasien, dilakukan cuci darah, dan sempat sadar, beberapa hari kemudian dilakukan cuci darah kembali, hingga dua minggu dirawat di RSUD Menggala, pasien di izin pulang kerumah.

“Kami disuruh kontrol kembali pada tanggal 20 april, Dua hari adik saya dirumah, sudah tidak bisa menelan makanan lagi, bagaimana mau minum obat. Dihari ketiga adik saya meninggal dunia,” tutup Rosi.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Realisasi Dana Desa 2025, Rp.959 juta, Tiyuh Gunung Menanti Perkuat Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan
BUMKam Karya Murni Jaya Kembangkan Usaha Ayam Petelur, Dorong Ekonomi Warga
Warga Prumnas Griya Nuansa dan Talang Tembesu Keluhkan Serbuan Lalat dari Kandang Ayam
Rere Nj Yusuf Audiensi dengan Ibu Bupati Tuba sebagai Persiapan Menuju Mister & Miss Tourism Indonesia 2026
Kampung Panca Karsa Purna Jaya Gelar Sosialisasi Teknologi Tepat Guna untuk Penguatan Pertanian 2025
Ketua DPW Partai Nasdem Herman HN Lantik Juanda Sebagai Ketua DPD Nasdem Tuba Periode 2025-2029
Didukung Donatur, Pemerintah Kampung Cempaka Jaya Gelar Aksi Perbaikan Jalan
DPD & DPC NasDem Tulang Bawang Gelar Rapat Konsolidasi Matangkan Pelantikan Ketua DPD
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:52 WIB

Realisasi Dana Desa 2025, Rp.959 juta, Tiyuh Gunung Menanti Perkuat Tata Kelola dan Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:37 WIB

BUMKam Karya Murni Jaya Kembangkan Usaha Ayam Petelur, Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:50 WIB

Warga Prumnas Griya Nuansa dan Talang Tembesu Keluhkan Serbuan Lalat dari Kandang Ayam

Senin, 15 Desember 2025 - 09:08 WIB

Rere Nj Yusuf Audiensi dengan Ibu Bupati Tuba sebagai Persiapan Menuju Mister & Miss Tourism Indonesia 2026

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:26 WIB

Kampung Panca Karsa Purna Jaya Gelar Sosialisasi Teknologi Tepat Guna untuk Penguatan Pertanian 2025

Berita Terbaru

Uncategorized

AutoCAD Crack exe no Virus (x86-x64) [Windows] 2025

Rabu, 18 Feb 2026 - 18:11 WIB

Uncategorized

YouCam 365 Crack [100% Worked] x86-x64 Windows 11 Instant

Rabu, 18 Feb 2026 - 14:00 WIB

Uncategorized

Adobe Photoshop Full-Activated Final Clean Tested

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:57 WIB

Uncategorized

HD Tune Pro Portable [Lifetime] (x86x64) Patch 2025

Rabu, 18 Feb 2026 - 05:55 WIB

Uncategorized

Super Internet TV Activated [Full] [Lifetime] 2025

Rabu, 18 Feb 2026 - 01:54 WIB