Viral,.!!! Ini Tanggapan BPP Menggala Timur Terkait Kios Thalita Tani Dikampung Bedarou Indah Jual Pupuk Subsidi Diatas HET

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa (doc HE)

i

Foto : Istimewa (doc HE)

TULANG BAWANG, HARIANEKSEKUTIFCOM – Dugaan penjualan harga pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Kios “Thalita Tani di Bedarou Indah kepada sejumlah Poktan di Wilayah Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, diduga penuh dengan sandiwara. Senin, (20/05/2024).

Kuat dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET itu antara pihak Kios Thalita Tani dan distributornya di Kampung Bedarou Indah dengan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Menggala Timur berbeda pendapat.

Saat dikonfirmasi para awak media salah seorang petani yang enggan identitasnya diungkapkan mengatakan, bahwa dirinya merasa heran dengan patokan harga sebagaimana dikeluarkan oleh Kios Thalita Tani di kampung Bedarou Indah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Heran mas, masak harga pupuk yang sudah memakai peraturan pemerintah pakai RDKK masih aja bisa semahal ini, kami belinya pupuk bersubsidi sepasang nya pupuk Orea dan NPK PHONSKA dengan harga Rp=385.000 kalo tadinya sebelum kami ujuk rasa maka harga pupuk nya sepasang nya mencapai Rp=430.000, padahal harga eceran tertinggi sudah ditetapkan oleh pemerintah,”demikian diungkapkannya kepada para awak media.

Baca Juga:  Bupati Winarti Rolling 9 Pejabat di Lingkup Pemkab TUBA

Sementara, ditempat terpisah Korluh BPP Pertanian Kecamatan Menggala Timur, Rahmat saat dikonfirmasi Awak media melalui via Telpon Wassap mengatakan, penebusan pupuk di atas HET dia tidak tau.

“Klo soal harga penjualan pupuk di atas HET itu bukan urusan saya mas, karena saya hanya sekedar bantu untuk pembuatan RDKK nya saja, klo soal harga itu yang menentukan nya ketua Gapoktan dan Distributornya, klo mau lebih jelas tanya saja mereka mas,”ungkap Rahmad.

Sedangkan, yang menjadi pertanyaan masyarakat petani di kampung Bedarou Indah OB (51) menegaskan, apakah memang seorang BPP tugas dan fungsinya hanya sekedar bantu saja untuk pembuatan RDKK.

“Dengan adanya harga pupuk bersubsidi yang sudah melampaui harga HET, apakah BPP harus diam saja, tidak mengambil sikap untuk membina dan bertindak tegas,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel p47riot.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot
SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan
Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan
Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati
Kepsek SDN 1 Astra Ksetra Bantah Pemberhentian Guru Honorer, Fakta di Lapangan Justru Bertolak Belakang
Dianggap Sepihak, 3 Guru Honorer SDN 01 Astra Ksetra Diberhentikan—Muncul Dugaan “Titipan” Guru Baru
Diduga Salah Prioritas, Kepala SDN 1 Suka Bhakti Bangun Taman dan Podium Saat Plafon Kelas Nyaris Ambruk
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengadaan Meubelair di SDN 01 Kibang Pacing Jaya Disorot

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

SLB Negeri Tulang Bawang Barat Cetak Prestasi dan Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Pendidikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:07 WIB

Diduga Minta “Upeti” per Unit Mesin Bor, Kakam Cempaka Jaya Dituding Pungli — Bantahan Keras: “Itu Tidak Benar!”

Kamis, 23 April 2026 - 17:16 WIB

Diduga Ada Pungutan 5% Dana BOP, Ketua PKG Penawartama Akui Penarikan Tanpa Dasar Aturan

Rabu, 22 April 2026 - 18:48 WIB

Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Dilantik di Tulang Bawang, Ini Pesan Bupati

Berita Terbaru